Gaya Hidup · 4 menit
Burnout bukan sekadar kelelahan biasa. Ini kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan oleh stres kronis — terutama di lingkungan kerja.
Tiga dimensi burnout (Maslach): Exhaustion (energi terkuras), Cynicism (mulai tidak peduli atau sinisme terhadap pekerjaan/orang lain), Reduced efficacy (merasa tidak kompeten atau tidak efektif).
Tanda-tanda awal yang sering diabaikan: Susah berkonsentrasi hal sederhana. Fisik sering sakit (imun turun). Menghindari tanggung jawab. Mudah menangis atau marah tanpa alasan jelas. Kehilangan kepuasan dari hal yang dulu menyenangkan.
Burnout berbeda dari depresi, meski bisa tumpang tindih. Burnout biasanya kontekstual (terkait pekerjaan/situasi tertentu), depresi lebih pervasif ke semua area hidup.
Recovery: Burnout tidak sembuh hanya dengan liburan seminggu. Butuh perubahan sistemik — batas jam kerja, delegasi, pemulihan harian (bukan hanya tahunan), dan kadang perubahan lingkungan.
Langkah pertama: Identifikasi satu sumber stres terbesar yang bisa dikurangi atau diubah. Burnout jarang bisa diselesaikan sendiri — bicarakan dengan orang yang kamu percaya atau profesional.